News

Pesan Ketua Komisi A DPRD Kepada Peserta Seleksi Perangkat Desa

Jan 04 2018

BLORA—Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Blora, Hj. Siti Nur Chanifah, S.Pd.I memiliki pesan khusus untuk semua masyarakat Blora yang berminat mengikuti seleksi perangkat desa. Ia berpesan agar masyarakat yang hendak ikut seleksi tidak lagi berpikir dengan cara lama.

"Jangan sampai terkecoh dengan tipuan. Karena kebiasaan (cara berpikir) lama, yang dekat dengan Kadesnya, atau memberi sekian-sekian, akan menjadi jaminan untuk lolos seleksi perangkat desa," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/1/2017).

Menurutnya, jaman sudah berubah, regulasi pun sudah diubah untuk benar-benar memperhatikan kompetensi calon perangkat yang akan diuji. Cara-cara lama pun sudah ditinggalkan. Karenanya ia mengimbau untuk masyarakat yang ingin jadi perangkat desa harus benar-benar meningkatkan kemampuannya untuk bisa lolos seleksi.

"Aturan sekarang kan, regulasinya sudah baru. Harus sesuai dengan kemampuan, (karena) ada tesnya. Artinya mekanisme (penerimaan perangkat desa) sudah ditata sedemikian rupa. Sehingga bahasa-bahasa siapa yang dekat itu yang disuka tidak berlaku lagi," jelasnya.

Anggota Partai Kebangkita Bangsa (PKB) ini mengakui jika di lapangan ia sering mendengar akan adanya praktik tidak sehat dalam seleksi perangkat desa yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini. Namun ia menjamin tidak akan lagi adanya praktik-praktik seperti yang terjadi di masa lalu.

"Saya sering mendengar, walau itu memang sulit dibuktikan. Bahwa ternyata masih banyak yang tergoda dengan rayuan-rayuan itu. Misalkan, siapa yang mampu membayar sekian-sekian maka dia (akan dijamin lolos seleksi perangkat desa)," ungkapnya.

Untuk itu, sebagai Ketua Komisi yang mitra kerjanya salah satunya Pemerintahan Desa (Pemdes), Siti Nur Chanifah berkewajiban mengingatkan masyarakat untuk tidak tertipu dengan cara-cara lama.

"Nah kita ini memberi peringatan lebih awal. Istilahnya ngelingke, supaya teman-teman itu berhati-hati, jangan percaya dengan cara-cara seperti itu," tandasnya. (*)

Read 376 times
Rate this item
(2 votes)

About The Author

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.